[Gratis] Cloud Database Menggunakan MongoDB

Klaim 500MB Gratis Cloud Database MongoDB

Posted by Rizal Ardhi Rahmadani on Jul 01, 2020

MongoDB merupakan basis data yang tergolong No SQL, dimana penyimpanan datanya tidak memerlukan struktur tertentu seperti relational database. Skema data yang digunakan dapat dengan mudahnya diubah-ubah sejalan dengan bentuk data yang digunakan aplikasi. Umumnya database jenis ini digunakan untuk menampung Big Data dari berbagai informasi seperti hasil crawling, interaksi event web, raw data IoT, tracking email dan sebagainya.


MongoDB memiliki produk bernama MongoDB Atlas, yaitu cloud database service yang ditawarkan oleh MongoDB. Tersedia beberapa platform cloud yang dapat digunakan dari AWS, Azure dan GCP (Google Cloud Platform). MongoDB Atlas memiliki beberapa paket yang diantaranya ada yang gratis untuk Cluster M0 (space berkisar 500MB). Silahkan klaim produknya melalui alamat :

https://www.mongodb.com/cloud/atlas

Pertama, Silahkan Sign Up / Register

Link register dapat di klik melalui halaman MongoDB atlas atau langsung melalui link berikut https://www.mongodb.com/cloud/atlas/register

Isilah form yang ada. Pastikan email yang digunakan aktif. Untuk Company hanya bersifat opsional sehingga dapat dikosongkan.

Kedua, Silahkan menunggu sampai registrasi berhasil dan kemudian membuat Cluster


Pilih cluster free. Setelah itu lanjutkan dengan mengeklik tombol create a cluster. Kemudian akan muncul tampilan create a starter cluster. Disinilah Anda diminta untuk memilih platform cloud yang akan digunakan, ada AWS, GCP dan Azure. Anda bebas memilih yang mana sesuai selera Anda. Namun yang terpenting justru berada pada region / tempat cloudnya. Misalkan dibawah ini, contoh AWS yang menyediakan dari North Amerika sampai Australia. Jika suatu region tidak tersedia, coba cari platform lain seperti di GCP atau Azure. Terkadang ada platform yang tidak menyediakan regional tertentu.

Jika sudah, Cluster Anda dalam proses pembuatan, umumnya memakan waktu 2-5 menit. Anda bisa langsung ke tahap selanjutnya sembari menunggu cluster siap.
Jika cluster sudah siap, akan tampil grafik-grafiknya seperti tampil pada gambar berikut ini.

Tahap Ketiga, Mengatur Credential User


Pilih bagian Database Access di Security. Akan muncul menu untuk menambahkan user basis data. Umumnya tampilannya seperti gambar dibawah ini karena user masih kosong.

Klik bagian Add New Database User dan akan muncul dialognya. Isi bagian username dan password.


Tahap Empat, keamanan jaringan.

Akses IP Adress yang diperbolehkan untuk mengakses cloud database perlu diatur. Menu yang digunakan untuk mengatur hal ini berada pada Network Access pada bagian Security.







Akan tampil menu seperti ini

Pilih Add IP Address, kemudian akan muncul dialog Add IP Whitelist Entry. Isikan IP Address beserta netmasknya. Misalnya, 180.29.58.3/24. Atau jika IP Address yang akan di whitelist adalah IP Address Anda yang sedang Anda pakai sekarang, silahkan pilih Add Current IP Address. JIka Anda ragu IP Address mana yang akan dimasukkan, Anda bisa membuatnya untuk dapat diakses oleh IP Address manapun dengan Allow Access from Anywhere (bukan berarti terbuka begitu saja karena tetap harus melalui mekanisme login dengan credential).

Konfirmasi jika sudah selesai.

Testing menggunakan MongoDB Compass

MongoDB Compass merupakan aplikasi desktop yang memudahkan interaksi dengan database MongoDB baik lokal maupun melalui internet. Silahkan download terlebih dahulu di https://www.mongodb.com/try/download/compass .

Akses cluster yang telah Anda buat dengan klik connect. Dialog akan muncul dan pilih untuk koneksi melalui MongoDB Compass.

Silahkan copy url yang tersedia ke input MongoDB Compass. Jangan lupa replace bagian dengan password yang sebenarnya. Misalnya: 

mongodb+srv://admin:@cluster.mongodb.net/test

dengan contoh password adalah inipasswordnya menjadi

mongodb+srv://admin:[email protected]/test

Akan tampil beberapa database (admin dan local secara default) jika koneksi berhasil.

Kesimpulan

MongoDB Atlas Free Cluster dapat menjadi opsi yang lumayan membantu terutama bagi para developer yang membutuhkan database untuk prototyping aplikasi mereka. Jika memang pada akhirnya cluster ini tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan aplikasi, cluster dapat diupgrade dengan space dan kapabilitas yang sesuai kebutuhan. Karena memang cloud database memiliki skalabilitas yang tinggi, maka cluster yang free merupakan awalan yang baik tanpa harus memusingkan biaya selama masa pengembangan.

Semoga Bermanfaat.